fbpx

Kesejahteraan Peternak Lokal di Era Kemajuan Teknologi

Peternakan menjadi pekerjaan yang memiliki akar panjang di bangsa ini. Terlebih karena Indonesia merupakan wilayah agraris yang terbentang luas dan subur. Hamparan sawah, pekebunan, hutan, dan segala sumber daya alam menjadi bukti nyata bahwa bangsa ini sungguh melimpah dan kaya. Kekayaan alam ini menjadi alasan keberadaan dan keberlangsungan peternak sampai saat ini.  

Peternak bisa merawat dan mengembangkan peternakannya karena didukung oleh faktor geografis walaupun tidak menjadi faktor tunggal. Mengandalkan faktor gaeografis saja tidak cukup, perlu ada fakor lainnya yang mendukung diantaranya edukasi, adaptasi, inovasi, dan teknologi. Semua itu perlu di sinergikan dan diintegrasikan, sehingga peternakan akan senantiasa berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

Begitupun dengan peternakan sapi yang sampai saat ini pengelolaannya masih cenderung tradisional, kurang memiliki nilai komersil serta kurang adaptif dengan segala perkembangan dan kemajuan. Masih banyak diantra peternak sapi yang motifnya hanya menjadikan sapi sebagai tenaga kerja dalam betani, alat transportasi, simbol status sosial, sebagai tabungan yang dijual ketika mendesak, mahar perkawinan, dan ada juga yang hanya sebagai penjaga dari maling dan mahluk halus. Ini semua memerlukan modal pangan, perawatan dan yang lainnya sehingga nilai komersialnya tidak signifikan atau bahkan tidak ada.

Jumlah peternak sapi potong di Indonesia  16 persen dari total pertanian (BPS, 2018). Mayoritas masih ternak rakyat. Tercatat, hingga 2019 jumlah peternakan berskala besar adalah 22 perusahaan pembibitan dan 96 perusahaan penggemukan (BPS, 2020). Peternak bersekala besar memiliki hanya 1,06 persen dari total populasi sapi di Indonesia (BPS, 2020) . Sisa populasi masih peternakan kecil yang bersifat tradisional. Peternakan skala kecil cenderung mengeluarkan biaya produksi lebih tinggi.

Mayoritas peternak lokal memiliki potensi dan proyeksi kedepan untuk lebih berkembang dan maju. Kekuatan mayoritas ini yang harus di kelola secara edukatif sehingga mampu merespon bebagai perubahan dengan tatakelola yang lebih adatif, inovatif di era kemajuan teknologi. Peternakan lokal harus maju karena akan berdampak baik bagi kemajuan peternakan di Indonesia. Bagaimana cara memajukan peternak lokal? 

Penyediaan Pasar

Ilustrasi Pasar Hewan Tradisional (Dokumentasi Qurbanasyik)

Kemajuan peternakan tentu dipengaruhi oleh penjualan. Tidak ada penjualan kalau tidak ada pasar. Ketersediaan pasar sangat penting untuk produktifitas penjualan ternak. Banyak kejadian di para peternak sulitnya menjual hasil ternak karena harganya kurang produktif. Karena kurangnya pasar membuat peternak menjadi lebih lama dalam proses pemeliharaan yang mengakibatkan biaya produksi lebih tinggi dan semkin mengurangi nilai komersil.

Di era kemajuan teknologi, peternak rakyat harus memahami peran penting digital marketing yang untuk membaca potensi pasar, pemasaran, kampanye prodak peternakan, optimalisasi target pemasaran, dan menjadi sarana dan prasaran dalam menghadirkan nilai komersial yang unggul. Sehingga peternakan bisa terus berkembang dengan bagusnya penjualan. 

Pendampingan dan Pemberdayaan

Pentinganya pendampingan edukatif untuk peternak lebih memahami berbagai perkembangan. Sehingga pengelolaan bisa lebih adaptif, inovatif seiring dengan kemajuan teknologi. Peternak lokal harus didampingi untuk membaca potensi hari ini dan projeksi kedepan sehingga tidak gagap dengan kemajuan teknologi yang ada.

Kemampuan peternak beradaptasi memberikan harapan bagi munculnya pasar yang lebih luas. Serta bisa merubah wajah peternakan lebih prestisius, modern, dan menghadirkan pelung untuk memliki daya tarik lebih. Sehingga kedepan akan banyak bermunculan para peternak-peternak baru dengan segala optimismenya. Oleh sebab pendampingan terhadap peternak rakyat menjadi penting untuk peternak lebih berdaya dan siap merespon segala kemajuan teknologi.

Permodalan

Mengahdirkan akses permodalan menjadi penting untuk pengembangan peternak rakyat menjadi lebih berkembang dan maju. Permodalan menjadi kesempatan untuk peternak rakyat memperluas peternakannya, memperbanyak penjualannya untuk mengoptimasi segala potensi baik untuk kemajuan peternak.

Tiga jawaban itu sudah tersedia pada platform Qurbanasyik. Sebuah platform yang membuka peluang kemitraan untuk memberdayakan peternak sedari pembibitan, penggemukan, sampai dengan penyediaan pasar serta peluang permodalan. Qubanasyik membersamai mitra petenak untuk sampai kemajuan dan makmur berdaya. (Kontributor)

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.