fbpx

Share Qurban Mengikis Kesenjangan Menguatkan Persaudaraan

Hari Raya Idul Adha menjadi momentum yang dinanti oleh seluruh umat muslim dunia termasuk Indonesia. Pada hari itu ada penyembelihan hewan Qurban sebagai bentuk ketaatan dan penghambaan kepada Allah SWT. Sekaligus juga menjadi momentum untuk berbagi kebahagian kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu atau mengalami kelaparan. Karena pada penyembelihan hewan Qurban ada nilai kemanusiaan dan persamaan untuk merasakan nikmatnya hewan qurban.

Namun pada kenyataannya orang yang kurang mampu dan kelaparan seringkali terlewatkan dan tidak merasakan nikmatannya hewan qurban. Hal ini menjadi kesedihan berlebih bagi mereka karena tidak  ada yang bisa mereka nikmati. Sedangkan ada sebagian lain yang justru memiliki daging yang berlebih. Sehingga terjadi kesenjangan dan ketidakadilan dalam pendistribusian hewan qurban. Kenapa demikian?

Penyebab sebaran daging qurban yang tidak merata

  1. Penyembelihan hewan quban cenderung dilaksanakan ditempat yang notabene tidak ada orang miskin. Artinya penyembelihan hanya ritual semata tanpa mempehatikan nilai sosial yang ada dan tersentral disatu tempat.
  2. Pendistribusian Hewan Qurban tidak berbasis kepada daerah prioritas yang terpinggirkan, miskin dan terpencil.  
  3. Kurang adanya identifikasi tempat qurban di daerah yang memiliki tingkat kemiskinan yang betul-betul membutuhkan dan kurang tersentuh
  4. Belum masifnya platform digital yang mengidentifikasi dan memberikan gambaran utuh mengenai daerah prioritas yang sangat membutuhkan kemanfaatan dari penyembelihan hewan Qurban.

bagaimana solusinya agar penyebaran daging qurban lebih adil?

Solusinya yaitu qurbanasyik.com, sebuah platform digital yang memiliki tujuan diantaranya membantu masyarakat muslim dalam merealisasikan rencana ibadah Qurban dan Aqiqah. Sehingga semua bisa bequrban dan dapat merasakan asyiknya beraqiqah.

Platfrom Digital Qurbanasyik juga menyediakan layanan pembelian hewan qurban lunas/bertahap untuk disalurkan kedaerah-daerah prioritas distrbusi qurban. Daerah Prioritas distribusi Qurban diantranya beberapa titik di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kenapa daerah tersebut?

Berdasarkan Badan Pusat Statistik mencatat tingkat kemiskinan meningkat paling tinggi di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada Maret 2020. Peningkatan terjadi di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19. Tingkat kemiskinan di DKi Jakarta naik 1,11 persen dari 3,42 persen menjadi 4,53 persen. Di ikuti Jawa Barat yang naik 1,06 persen dari 6,82 persen menjadi 7,88 persen. Tingkat kemiskinan banten naik 0,98 persen dari 6,82 persen menjadi 7,88 persen.

Dalam melakukan pendistribusian Qurbanasyik bermitra dengan lembaga sosial profesional yang telah berpengalaman untuk melakukakn pemetaan daerah prioritas yang akan menjadi objek pendistribusian. Sehingga Share Qurban bisa menjadi layanan untuk mengikis kesenjangan dan menguatkan persaudaraan.(Kontributor)

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.